Sabtu malam kemarin anakmudanya berkesempatan buat menikmati sepetik wisata kuliner bersama beberapa teman-teman alumni Del. Gak ada event khusus sih sebenarnya, cuma untuk melepaskan diri dari rutinitas “monggop” di kamar kost setiap akhir pekan, jadi kami pun memutuskan untuk menghabiskan malam di luar wilayah Duren Tiga.
Berawal dari celetuk Benny,
kata kawanku, ada tempat makan ikan bakar di Angke
Timbul langsung aja pencet-pencet tuts ponsel buat ngerekrut anggota. Telpon sana-sini, dan akhirnya beberapa nama terangkum. Cuma kekhawatiran tentang informasi detil seperti nama tempat, letak dan jarak yang pasti, tak digubris. Alhasil kita pun jadi bulan-bulanan supir taksi ibukota (harusnya tinggal tembak dari Mampang ke Pluit, malah jalan-jalan keliling Jakarta dari atas tol).
Buat yang pertama kali berkunjung ke tempat ini (seperti kami) memang agak canggung, dan pertanyaan seperti
benar gak ini tempatnya
pasti terlintas di kepala. Soalnya tempat jajanan yang dimaksud ini, benar-benar melintasi pasar ikan Muara Angke. Jadi benar-benar berbeda dengan warung makan di pinggir jalan. Walaupun begitu, tetap aja kami terkesima ngelihatin pemandangan pajangan ikan yang dijual dalam keadaan begitu segar. Yah, yang pasti beberapa dari kami lebih ceria dibandingkan dengan Mayer dan Rinto yang harus ikut taksi keluar dari daerah itu, berhubung kendala fasilitas tukar-menukar produk.
Selang beberapa lama menunggu, formasi pun kembali lengkap dan kami beranjak masuk ke dalam (area makan berada di belakang pasar ikan, di tepi laut – bukan pantai). Oh ya, jangan ngamuk kalau banyak yang ngerubutin kalian begitu masuk ke dalam. Metode pemasaran tuh, banyak agen yang berusaha menarik pengunjung ke warung makan yang berderet-deret. Tips paling bagus bilang aja gini
Oke kami ikut, kalau gak cocok.. cabut ke tempat yang lain
Dan kami pun memutuskan untuk mendarat di tempat yang “ada pelangi-nya”
Kalau awal-awal tiba kamu-kamu merasakan pelayanan yang kurang ramah, atau lamanya menunggu sajian, sabar aja yah.. kami ngerti rasanya gimana. Tapi begitu makanan disajikan, dan suapan pertama masuk ke dalam mulut, dijamin lah.. semua kekesalan terbayarkan!
Kami pesan 1 jenis masakan dari setiap jenis makhluk laut yang tersedia.
- 1 porsi Kerang Bulu
- 1 porsi Ikan Bawal Hitam Bakar
- 1 porsi Cumi Goreng Tepung
- 2 porsi Udang Asam Manis
- 2 porsi Kepiting
Kalau ditanya rasa, lidahku cuma kenal dua rasa: enak dan enak sekali. Tapi yang benar-benar jadi primadona malam itu, adalah Kepitingnya.. Maknyus kalau kata Pak Bondan

-
http://melalak.com ndro
-
capunK
-
http://ngemeng.blog.usu.ac.id 404 page not found
-
http://blog.anaknongkrong.net kodil
-
http://3pmsaturday.com sabtusore
-
http://www.zoe32.com/2009/08/cara-pencairan-pembayaran-google.html google adsense
-
caco






















