Kali ini, tanpa bermaksud menggurui, saya mau angkat sedikit materi yang kerap saya singgung di dalam sebuah workshop blog. Yaitu tentang konsep Web 2.0 yang jika boleh saya rangkum (terlepas dari perdebatan tak berujung di luar sana) sebagai; sebuah web-site yang dibangun oleh interaksi penggunanya.
Saya memang sengaja menekankan prihal “interaksi” pada sebuah blog saja, tanpa ada maksud menjual kata “Web 2.0″ sebagai jargon yang bisa memberikan kesan bahwa saya itu high-tech.
Ketika dulu sebuah website cenderung memberikan informasi satu arah (dari sisi pengelola) saja, sekarang tulisan saya di blog ini bisa dikomentari oleh orang lain (baik itu untuk diralat, disangkal, atau di-spam). Ya, komentar yang ditinggalkan disini, secara tidak langsung berkontribusi dalam memperkaya informasi yang saya sampaikan, setuju?






















