Indonesia 66

Celoteh 3 Komentar »

Banyak cara yang dilakukan orang untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-66. Jika ada yang bertanya, “Apa acaramu, Nich?” Mungkin jawaban pertama dariku adalah: “Ikut upacara bendera di sekolah”

Kalau boleh aku menduga, sebagian besar pembaca blog ini tidak termasuk dalam kelompok umur yang setiap Senin masih upacara bendera di sekolah. Dan saya sendiri, (kalau tidak salah ingat) terakhir kali ikut upacara bendera sekitar tahun 2005. Momennya sama, peringatan HUT RI.

Agak deg-deg-an juga sebenarnya waktu ikut upacara bendera, berhubung anakmudanya di tempatkan di baris paling depan kelompok guru, jadi merasa was-was kalau sampai salah laku. Diriku benar-benar ter-ekspos! Satu kesalahan pun terjadi, tak begitu ingat ketika aba-aba apa, sepertinya waktu itu aku memang seharusnya pasang sikap “hormat”. Tapi aku malah bengong sendiri
:wadoo:

Aktifitasku lainnya, tidak terlalu berkaitan dengan peringatan yang satu ini. Soalnya berhubung bulan Ramadhan, di kompleks rumah juga tidak ada acara perlombaan seperti yang tiap tahun diadakan. Kalau pun ada, pasti lah aku yang menang juara makan kerupuk
:hihi:

Di menit-menit luang, aku coba akses twitter untuk melihat semangat dan kegiatan yang orang-orang lakukan dalam menyambut HUT RI yang ke-66 ini. Banyak tweet yang mengutarakan harapan mereka tentang “merdeka itu…” dan banyak juga yang isinya memberitakan berbagai kegiatan mengisi hari sekaligus memperingati tanggal 17 Agustus.

Jujur, sebenarnya beberapa hari terakhir, memang aku merasa sedikit terusik dengan beberapa ucapan dan opini orang-orang tentang usia Indonesia yang sudah merdeka 66-tahun tapi “percuma merdeka“.

Baca kelanjutannya.. »

Cerita Lebih Berharga daripada Nyawa

Celoteh 39 Komentar »

Seharian aku dicekokin dengan liputan seputar insiden peledakan bom di hotel Ritz Carlton dan JW Marriot. Walaupun di televisi (tanpa maksud merendahkan) videonya cuma yang itu-itu aja, tapi ujung-ujungnya aku jadi sedikit miris melihat situasi selepas peledakan bom tersebut.

Gimana gak miris, dua hal yang kuperhatikan adalah

  1. Korban disiapkan buat disyut dengan pose paling memilukan
  2. Massa lebih sor bikin liputan amatir

:hmmm:

Oke, kita ulas secara lengkap dari awal..

WP Theme & Icons by N.Design Studio :: Retouched by Nichive·Remaja
Entries RSS Comments RSS Log in

Switch to our mobile site