Nov 25
Postingan kali ini kudedikasikan buat adikku, Ian, yang sekarang sudah nambah embel-embel namanya terhitung Sabtu lalu (19 Nopember 2011).

Ian Christopher Sihotang, ST
Tolong fokusnya sama yang di tengah, yaa.. Itu dia, adikku. Yang baru saja lulus dari Universitas Bina Nusantara, jurusan Teknik Industri. Kelihatan kan mirip-nya. Jelas aja kami serupa, wong pabrikannya sama (dua orang dari kanan, itu orang tua kami).
Waktu aku twit Sabtu lalu dari ruangan sidang, beberapa membalas twit dengan ucapan selamat dan “selamat datang ke realita”. Barangkali di kepala beberapa orang, ini anak bakalan nambah jumlah pengangguran, atau akan segera menghadapi realita berburu lowongan kerja di Jakarta. Well, kalau boleh aku paparkan, dua tahun terakhir dia sudah kuliah sambil kerja koq

SukurĀ si Ian ini gak nyangkut ngejar karir lalu lupa akan kewajibannya untuk kuliah (banyak kan kejadian seperti itu). Sekarang katanya mauĀ stay di ibukota dulu, setahun-atau-dua, yakin aja… pasti bakalan lama nyangkutnya

Baca kelanjutannya.. »
Dec 13
Bukan mau marah, atau sok gak mau diganggu. Tapi memang begitulah adanya, kerjaan ku menumpuk dan waktu berjalan dengan konstan. Dua hal yang tidak bisa membuat anakmudanya berleha-leha ngebenahi blog kandang monyet yang satu ini, secara tuntas. Jadi sekarang aku mau ulas dikit tentang kesibukan dan kerepotan selama ini.
Trus dah beres urusan hosting?
Benar kemarin sempat ada kendala dengan layanan hosting-ku, dan bisa diperiksa disini bahwa postingan sebulan terakhir sudah tak tampak lagi. Bukan hilang sih sebenarnya, tapi kata pengelola hosting yang dulu, jatah pemeriksaan buat file yang kuhosting “belum kelar”

Trus, “yang dulu” itu artinya apa?
Ya artinya kalau aku memilih tetap terkungkung dalam penantian, blog ini gak bakalan bisa diakses seperti sekarang (pada saat tulisan ini ditulis). Ya jelas saja aku pilih angkat kaki dan pindah ke jasa hosting lainnya. Biarlah database yang menyimpan postingan sebulan terakhir gak belum bisa diakses, yang penting nih blog jalan dulu.
Kenapa ngotot sih?
Aku emang sempat ngotot sama penyedia layanan hosting-nya. Dan aku memang ngotot ini blog harus hidup lagi. Tapi itu semua bukan karena aku seleb blog yang takut kehilangan penggemar (thanks buat yang perhatian selama ini via shoutbox). Tapi karena memang blogging tuh udah jadi gaya hidup, udah hampir menjadi kebutuhan. Blum lagi kesempatan untuk mengubah blog menjadi sumber penghidupan. Maklum, pengacara (baca: pengangguran banyak acara)

Baca kelanjutannya.. »
Aug 11
“Bang, Cambridge udah mulai buka lowongan kerja tuh. Cepat daftar sana!”
“Eh, PLN katanya buka lowongan kerja lho.”
“Nich, BI tuh buka lowongan. Udah coba?”
Itu adalah beberapa kalimat yang belakangan ini sering saya dengar, baik dari; adik, sodara atau teman. Semua begitu perhatian dengan status saya yang “unemployed”

Jika ditilik-tilik lagi, saya termasuk orang yang sering dapat info lowongan kerja dari orang lain. Apakah anda juga seperti itu? Hmm.. kalau justru cenderung jadi orang yang lebih pro-aktif atau emang lagi butuh-butuhnya (dan sedang cari-cari) lowongan kerja – udah coba apa aja? Koran, sudah? Tanya-tanya tetangga dan relasi juga sudah? Berhasilkah? Kalau belum berhasil, coba deh mulai melirik kesempatan melalui portal lowongan kerja.
Apa itu portal lowongan kerja..