Selamat Tahun Baru 2010
Semoga di tahun ini, semua menjadi lebih baik.. atau setidaknya kita “melihat” semua lebih baik (baca: bisa lebih bersyukur)
Bagaimana malam pergantian tahun kalian? Menyenangkan kah? Bersama orang yang disayangi kah? Atau cuma nonton film di TV swasta? Yah, apa pun itu, syukuri lah. Karena kalian tidak harus terjebak macet di jalan dengan kondisi perut lapar dan mata perih seperti yang aku alami.
Yup, itu yang terjadi pada rombongan kami (keluarga Sihotang), ketika menghabiskan hari terakhir di tahun 2009 dengan mengadakan road-trip ke Berastagi-Kabanjahe. Perginya sih asyik, rame karena banyak sodara yang datang dari jauh, apalagi kegiatannya termasuk tidak-biasa: manen kebun (punya) orang

Memang jalur Medan-Berastagi wajib dihindari pada masa-masa “rekreasi” berhubung kondisi jalan yang sempit pada beberapa bagian jelas tidak bisa memfasilitasi debit pengunjung. Strategi pulang lebih awal pun tidak menjamin kelancaran perjalanan kami.. Turun dari Penatapan jam setengah-enam, nyampai di Tanjung Sari jam 2-malam

Disini lah kurasakan prilaku antri harus dipelihara oleh masyarakat Indonesia. Bayangkan saja, sudah antrian mobil berjejer panjang, masih ada saja supir jugul yang tak sabaran maksa nyerobot jalur kanan.. alhasil ketemu lah semua di depan sana. Nice move, fuck-face!
Tapi seperti bunyi kata-kata bijak yang pernah ku dengar:
Orang sukses adalah orang yang tidak terpaksa oleh situasi, tetapi justru bisa menyikapi situasi..
Langkah itu lah yang kami perbuat. Ketimbang semua jadi STRONG di tengah kemacetan, kami memilih untuk merayakan pergantian tahun yang istimewa tersebut dengan berbagai kegiatan. Mulai dari ngeborong terompet tahun baru, main bowling di tengah jalan pakai botol air minum kemasan, sampai perli-perli cewe yang lewat (iya, banyak orang yang terpaksa jalan kaki untuk naik ke atas, gara-gara macet).
Awal tahun ku bisa dibilang LUAR BIASA! Dan yakinku, itu belum seberapa dibandingkan apa yang menanti kita di masa mendatang

























Pingback: Desember 2010 Telah Tiba - Nich bukan nik atau nih