Apr 26
Apa-apaan ini, add new contact gak bisa, login Y!M juga gak bisa..
Itu lah cerita awal, kenapa akhirnya aku memutuskan untuk nekat melakukan install ulang OS Blackberry Gemini sebiji ini. Awalnya coba-coba cari tutorial di kaskus, tapi saking banyaknya mastah-mastah disana, bingung juga milih yang mana yang bener. Lalu kemudian mulai lah aku berkicau di twitter buat minta bantuan. Ada pulak kan yah, yang mau memandu liwat twitter (kultwit aja aku ketiduran, apalagi step-by-step via twitter). Akhirnya dapat referensi dari postingan mbak Nike.
Jadi buat contekan ke depannya, juga buat yang membutuhkan, ini dia tahapan untuk install OS Blackberry Gemini yang sudah aku lakukan:
Pre-requirements
Berikut adalah software-software yang saya pergunakan dalam proses install ulang OS Blackberry tadi malam. Kumpulkan dan install semuanya ke dalam komputer kamu.
- Blackberry Desktop Manager (untuk keperluan backup dan restore data, biasanya setiap beli Blackberry ada dikasih CD installernya, kalau nyolong jarang dapat)
- Blackberry OS yang akan diinstal
(sesuaikan dengan tipe dan versi yang diinginkan, saya pakai 5.0.0.1067 punya AT&T)
- JavaLoader Commander (untuk wipe handheld, bisa diunduh dari sini)
Nah, kalau kamu sudah punya 3 software di atas, berarti sudah siap untuk memulai aksi.
Disclaimer
Harap diperhatikan bahwa apa yang saya bagikan disini adalah hasil pengalaman saya, setelah mempelajari banyak referensi. Jika kamu was-was, ragu, atau tidak yakin, dan lebih memilih untuk keluar uang untuk hasil yang terjamin, lebih baik berhenti membaca disini.
Baca langkah-langkahnya..
Apr 23
Sudah lama tidak nongkrong di warung favorit – TST Pak Haji, Jalan Puri Medan. Dan memang nongkrong itu seyogyanya dinikmati bersama orang-orang yang tepat.
Alhasil, jadilah malam-minggu kemarin formasi GOCI+ merapat menikmati kuliner malam yang bertahun-tahun lalu teramat sering kami singgahi.

Kuliner Malam TST Pak Haji
TST ini, katanya fooding yang baik untuk tubuh yang letih. Terkecuali situ punya masalah dengan asupan protein telur, ya sebaiknya hindari yang satu ini (nanti kaya’ si kawan, bisulan jadinya).
Baca kelanjutannya.. »
Apr 19
Bukan cerita baru, barangkali; banyak selebritis yang dulunya top dan terkenal, sekarang harus hidup dalam kesederhanaan.
Sejak kemarin hingga tadi pagi, aku sudah menelusuri twit-twit yang bertagar #PakRaden (atau yang membahas kata kunci tersebut), dan terpaparlah bahwa saat ini Pak Raden (nama asli: Suyadi) sedang memperjuangan hak cipta “Si Unyil” ke Direktorat Hak Kekayaan Intelektual (HAKKI) Kementerian Hukum dan HAM. Tujuannya satu: Pak Raden ingin hak cipta “si Unyil” kembali dalam genggamannya. Tapi ya, sampai sekarang belum kelar.

Tribute to Pak Raden by @SyarifahmedArt
Disebutkan pada sebuah website berita, bahwa Pak Raden sekarang harus mengamen (untuk) mencukupi kebutuhan hidupnya. Ini terjadi karena beliau tidak mendapat royalti atas tokoh serial “Si Unyil”.
Lah, kalau yang menciptakan karakter si Unyil ini gak dapat royalti, lalu siapa yang berhak atas Hak cipta Si Unyil?
Jawabannya adalah Perum Produksi Film Negara (PPFN). Ini terjadi karena pada Desember 1995, Pak Raden sudah menandatangani perjanjian dengan PPFN. Isinya, menyerahkan kepada PFN untuk mengurus hak cipta atas boneka Unyil.
Barangkali kalau aku di tempat Pak Raden, yah aku akan mengambil langkah yang sama. Soalnya aku ini gak ngerti urusan hukum. Mau sewa pengacara, pun gak ngerti hitung-hitungannya (baca: gak sanggup bayar modal kocek sendiri).
Tapi jika pun di atas saya sebutkan kata “mengamen” – jangan langsung terkejut yah, waktu itu tarif “ngamen” Pak Raden ini masih relatif tinggi.
Lanjut bacanya..