May 18
Buat kalian-kalian yang bingung mau bikin postingan apa hari ini (atau minggu ini, atau bulan ini). Barangkali gak salah juga menyiapkan sebuah karya yang bisa diikutsertakan dalam kontes blog berhadiah Mac mini yang satu ini:
Fastron Blogging Challenge (FBC) adalah kompetisi blog yang akan menantang Anda untuk menulis blog dengan tema yang tidak biasa. Setiap tantangan mengharuskan Anda untuk menulis blogpost mengenai sebuah tema yang erat kaitannya dengan kehidupan bermasyarakat dan perubahan sosial. Pada ajang FBC yang pertama ini kami mengangkat tema: Women In Digital Era.
Kurang lebih begitulah perkenalan resmi tentang FBC ini. Dan setelah ulik-ulik halaman peraturan, walau temanya tentang “Perempuan di Era Digital” kontes ini terbuka untuk siapa saja (baik perempuan maupun pria).

Lepas juga update blog sebiji di minggu yang hectic ini.
Feb 29
Kak, twitter-nya, apa? Aku follow, ntar di-folbek ya..
Kita belum temenan di Facebook ya? Add friend, dong.
Like fanpage gue, dong. Koleksinya baru-baru nih. Murah lagi.
Sering kan dengar yang begituan? Hari sekarang ini, sepertinya orang-orang tak ingin aktifitas sosialnya terbatas kepada pertemuan tatap-muka saja. Seakan-akan, ingin selalu bisa bertukar kabar. Ingin selalu bisa dijangkau, kapan saja. Walaupun ‘gak punya email’ yang penting punya Facebook

God bless those who invent the internet
Sejenak berterima kasih lah untuk yang sudah berhasil mewujudkan kecanggihan teknologi bernama internet. Luangkan waktu sejenak untuk membuka-buka sejarah tentang internet. Mereka-mereka patut dapat apresiasi untuk apa yang sudah mereka lakukan.
Baca kelanjutannya.. »
Jan 06
Jadilah Penemu yang Mengubah Dunia
Ikuti Lenovo DoNetworkID Program
Kalau dipikir-pikir, hidup di zaman kita ini sangat enak, ya? Apalagi bila kita kilas balik ke zaman dahulu kala; Belum ada sepeda, listrik, apalagi internet. Pergi ke luar kota harus berjalan kaki selama berhari-hari. Mau mengirim pesan, harus minta bantuan merpati pos. Mau mengumumkan sebuah berita penting ke seisi kampung, harus pakai kentongan.
Sejujurnya, kita harus berterima kasih kepada para inovator yang telah membantu membuat hidup kita jauh lebih baik. Terima kasih kepada Thomas Alva Edison yang telah menemukan lampu listrik. Terima kasih kepada Wright Bersaudara yang telah menemukan pesawat terbang. Terima kasih kepada para inovator lainnya yang jumlahnya terlalu banyak untuk disebut di sini.
Bukan hanya di luar negeri. Di Indonesia pun, kita bisa menyebut banyak nama yang telah sukses sebagai inovator. Ada nama Tirto Utomo, orang yang pertama kali memproduksi dan menjual air putih dalam kemasan. Ada nama Satya Witoelar, orang yang membangun layanan sosial media pertama di dunia yang berbasis lokasi. Dan masih banyak nama lainnya.
Satu pertanyaan yang perlu kita renungkan,
Bisakah saya menjadi seorang penemu juga?
Jangan buru-buru berkata “Tidak mungkin.” Karena tak ada yang tidak mungkin selama kita yakin dan mau mencoba. Anda pun bisa kok, menjadi penemu alias inovator. Caranya:
- Tekuni hobi dan passion Anda secara serius dan mendalam.
- Cari masalah apa yang paling sering dipermasalahkan orang-orang di lingkungan Anda, tapi sampai saat ini belum ada solusinya.
- Pikirkan dan cari tahu, ide kreatif apa yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah tersebut.
- Langsung action. Segera wujudkan ide tersebut menjadi sebuah inovasi baru.
Nah, kebetulan saat ini ada sebuah program yang bisa membantu Anda menjadi seorang penemu. Namanya Lenovo DoNetworkID Program.

Turn Ideas Into Action
Baca kelanjutannya.. »