Mar 02
Malam tadi, ada pesan masuk via BBM saya, yang isinya mengabarkan tentang “kebakaran Thamrin Plaza (Medan)”.

HOAX Thamrin Plaza Terbakar
Jujur saja, pesan kali ini sempat membuat saya “percaya” sampai saya membaca kalimat penutupnya itu..
Tlg di broadcast.
Langsung saja saya lakukan penelusuran dengan menggunakan Twitter (karena informasi yang bisa disaring dari jaringan yang satu ini, cukup aktual). Dan ternyata ketahuan bo’ongnya. Pesan tersebut murni hoax, yang dimulai oleh orang paling iseng se-kampung-nya (kurasa).
Baca kelanjutannya.. »
Feb 20
Sudah dua hari memang, sejak Jumat (18 Peb 2011) Twitter.com secara resmi menutup akses bagi aplikasi UberTwitter untuk tergabung kedalam ekosistem Twitter. Dampaknya tentu dirasakan oleh para pengguna aplikasi ini (saya termasuk pengguna BlackBerry yang menggunakan UberTwitter untuk berinteraksi dalam lingkungan Twitter).
Penyebabnya, sederhana saja. UberMedia (pengembang UberTwitter) dianggap melakukan (setidaknya) dua kesalahan:
- Melanggar aturan main Twitter, khususnya tentang akses ke DM yang di-pendek-in dengan tmi.me (dan justru dapat dibaca oleh setiap orang yang mengakses URL-nya), dan penggantian link afiliasi di UberCurrent – sumber
- Menggunakan merk-dagang Twitter (tahu sendiri kan Twitter gak suka ada pihak ketiga yang pakai merk dagang dengan embel-embel “twitter” atau “tweet”)
Dan UberMedia pun sudah melakukan perubahan yang diminta, sehingga sekarang UberMedia mengganti produk UberTwitter mereka dengan nama baru “UberSocial”.

Situs Resmi UberSocial
Sedari Jumat kemarin saya kelimpungan nyoba-nyoba aplikasi apa yang mumpuni untuk menggantikan UberTwitter (dan rasa nyaman yang sudah sempat diberikannya). Mulai dari Twitter for Blackberry, Seesmic sampai dengan SocialScope sudah saya coba. Semua tidak memuaskan.
Nah ceritanya sekarang, ketika saya coba download UberSocial dari BlackBerry Application World, hmm.. belum kelihatan di hasil pencarian. Eh, begitu buka situs resmi UberSocial untuk BlackBerry, ternyata produknya masih menunggu review dari Twitter. Galak juga Twitter ini yah?

Oct 12
Beberapa waktu lalu, saya terlibat dalam sebuah diskusi dengan Helda, Rottee, dan Anggie; kumpul-kumpul waktu itu membahas tentang ancaman (yang berasal dari) internet. Secara khusus sih kami berdiskusi tentang penyalahgunaan content Facebook yang diakibatkan oleh kelalaian pengguna.
Kebayang gak, kalau foto kamu di Facebook bisa dicomot orang lalu dipergunakan untuk kepentingan yang tidak-tidak?
Kebayang gak, kalau nomor telpon kamu bakalan sering dihubungi oleh orang iseng-bin-kurang-kerjaan gara-gara kamu cantumin di profile Facebook kamu?
Dan ada banyak kemungkinan lain yang barangkali bisa membuat kamu merasa tidak nyaman atau bahkan merasa tidak aman.
Seperti yang pernah saya utarakan ketika saya sedang mengisi mata kuliah periklanan di FISIP-USU, kebutuhan orang atas interaksi sosial telah membuat Facebook sebagai sebuah pusat informasi “resmi” tentang penggunanya, diisi dengan data pribadi yang detil, dan lagi diisi secara ikhlas (berhubung juga gratis toh?)

Baca kelanjutannya.. »